
Tepat ketika acara Pekan Milad di sekolah mereka. Dimana OSIS sibuk menyelenggarakan acara tersebut termasuk Arvan dan Rula sebagai siswi biasa yang harus mengikuti kegiatan sesuai arahan dari panitia. Hari tersebut adalah hari dimana Rula pertama kali merasakan perasaan yang tidak nyaman dan tidak suka ketika melihat Arvan sedang berbicara dengan rekan OSIS-nya dari kejauhan. Rula cemburu melihat temannya berbincang dengan Arvan, namun Rula belum menyadari kecemburuannya itu. Tidak ada rasa penasaran atau perasaan ingin selalu melihat Arvan sebelum hari itu seperti yang biasa dilakukan seseorang pada umumnya ketika jatuh cinta. Itulah salah satu alasan Rula tidak dapat mengenali rasa sukanya pada Arvan.
Sepanjang waktu berjalan, Rula selalu merasa tiba-tiba memikirkan Arvan. Seperti di luar kendali Rula, Arvan selalu muncul dalam pikiran Rula. Rula selalu mencari-cari dimana Arvan berada dan mulai ingin tahu tentang identitas Arvan. Hingga beberapa pekan kemudian, gadis itu menyadari bahwa ia sedang menyukai seseorang. Ia jatuh cinta pada seseorang yang tidak pernah berbicara dengannya. Ia jatuh cinta pada seseorang yang bahkan nomor handphone nya saja ia tidak tahu. Rula dibuat bingung dengan perasaan yang menghantuinya. Rula tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Ini adalah hal baru bagi Rula yang akan menjadi awal dari kisah Rula yang sebenarnya. Rula mulai berpikir jika dunia ini sesuai dengan film yang sering Rula tonton serta buku-buku yang Rula biasa baca, ia menyadari ini adalah awal dari luka yang sangat sakit dan tidak pernah Rula rasakan sebelumnya.
Menyukai siswa yang terlibat dalam OSIS membuat Rula hanya akan menyimpan perasaan nya sendiri tanpa Arvan ketahui. Sebagai gadis introvert yang sedang jatuh cinta, itu akan sangat menyiksa dirinya. Berulang kali ia berpikir akan melupakan Arvan, namun selalu gagal dengan kemunculan Arvan dimanapun Rula berada.
Tidak ada yang tahu, seorang gadis yang sama sekali tidak pernah bercerita tentang laki-laki kepada siapapun kini sedang menyukai anak OSIS. Hanya teman yang sangat dekat yang Rula percaya yang tahu bagaimana Rula menyukai seorang Arvan. Namun Rula masih sepenuhnya gadis pemalu. Mereka tidak pernah melakukan interaksi yang lebih dari sekedar kontak mata antara mereka.
Gadis introvert yang mulai mengenal apa itu cinta, ia akan menuliskan semua hal tentang Arvan dalam buku diary miliknya. Ia akan menggambar apapun yang berkaitan dengan Arvan. Hal kecil yang sangat biasa tentang Arvan bisa menjadi sangat istimewa dimata Rula. Hingga Rula mulai membuat cerita, lukisan, dan apapun yang terhubung dengan Arvan yang ia simpan semuanya dalam kamar kesayangannya. Setiap hari Rula semakin jatuh cinta pada Arvan, menurut Rula, Arvan bukan lagi laki-laki biasa. Arvan adalah laki-laki yang sangat menggemaskan dan tampan. Rula selalu menceritakan semua hal tentang Arvan kepada Tuhannya dan meminta pada Tuhannya agar Arvan bisa melihat adanya seorang Rula.
Tinggalkan komentar